Kisah Pagi

GambarBismillahirrahmanirrahim…

Pagi sahabat🙂. Mudah-mudahan semua dalam keadaan sehat wal’afiat.

Postingan aku ini sedikit menuangkan pikiranku. Pagi seperti biasa aku jalankan aktivitas, menghirup udara pagi yang sejuk dan mentari yang selalu menghangatkan tubuhku menghiasi keseharian dipagi hari. Tiba-tiba HP ku menjerit, kemudian aku ambil HP yang bersemayam disaku kemeja batik bercorak daun.

Setelah aku pegang ternyata ada sms dari teman, pesan tersebut dari Yusuf teman ngaji. “Teman. Pagi ini sy kecelakaan dgn truk di jln mau k leuwiliang. sy lg mau di rawat… sy mohon doa dr teman2” Itu isi pesan yang aku baca. “Innalillahi wainnailaihi ro’jiun”  jawab ku spontan kaget. Kemudian aku langsung reply sms ke Dia. “Dirawat di Rumah Sakit mana akhi…?” pesan balasan ke Dia. Akhi itu artinya saudara laki-laki.

Sambil menunggu balasan dari Yusuf. Aku bergerak sms teman-teman yang lain kabari Yusuf kecelakaan motor. Beberapa menit kemudian HP ku menjerit lagi. Dilihat ternyata ada sms masuk, jawababan dari Yusuf. “Udah mau dibawa ke rmh..” .

HP aku terus menjerit tak henti-henti. Ternyata banyak sms masuk dari teman-teman. Akhirnya ngambil keputusan kita jenguk Yusuf ba’da Dzuhur.

Alhamdulillah kita semua sudah berada di rumah Yusuf. Semua kejadian dia ceritakan gamblang, motor rusak sekarang sedang dibengkel dan laptop yang didalam tas rusak LCDnya kata Yusuf pelan-pelan bersuara karena masih lemas.

Alhamdulillah temanku ini hanya luka ringan memar di kaki sebelah kanan dan dibagian tubuh luka sedikit. Ada yang menarik dari cerita dia. Yusuf menceritakan sebelum berangkat dia disuruh ibunya untuk ke warung, dan ternyata aku menolaknya kata Yusuf bercerita pelan-pelan sambil menahan rasa sakitanya. Dia bilang “adik aja yang ke warung Aa kan sudah siang mau berangkat.” jawab Yusuf ke Ibunya.

Mungkin ini teguran Allah untuk aku kata Yusuf. Karena nggak nurut kata-kata Ibu.

Dari situ aku banyak sekali hikmah yang dapat diambil. ada beberapa ayat al-qur’an yang mengulas tentang berbakti kepada orang tua.

Allah telah menetapkan agar kalian tidak beribadah melainkan kepada-Nya; dan hendaklah kalian berbakti kepada kedua orang tua.” (Al-Israa : 23)

Adapun dalam hadist.

Keridhaan Allah bergantung pada keridhaan kedua orang tua. Kemurkaan Allah, bergantung pada kemurkaan kedua orang tua.”

Moga semua selalu berbuat baik kepada kedua orantaua kita, yang sejak kecil memberi makan kita, memandikan kita waktu kecil, memberi uang jajan, Pokoknya buanyak banget. Mereka jalankan penuh dengan keikhlasan. Yuk… teman-teman kita senangkan hati kedua orantua kita dengan cara berbakti kepada orang tua dengan iklas karena Allah SWT.. Jaminannya surga lho… itu tadi hadistnya diatas.

Moga bermanfaat🙂

Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: